Sebelum memperoleh predikan
Adiwiyata Mandiri, SMA N 3 Boyolali telah melaksanakan kegiatan-kegiatan yang
berhubungan dengan kriteria penilaian untuk sekolah Adiwiyata Mandiri seperti
konsep 5R dalam lingkungan, teknik pembuatan kompos, mengurang penggunaan
plastik dan sebagainya. Kegiatann-kegiatan yang dilakukan oleh warga SMA N 3 Boyolali pun tidak sia-sia karena
sekolah tercinta ini berhasil mendapat predikat sebagai sekolah yang berwawasan
lingkungan ( Adiwiyata ) Mandiri tingkat nasional.
Diatas telah dituliskan progam 5R.
Progam 5 R berasal dari 5 kata dalam bahasa inggris yaitu Reduce ( mengurangi ), Reuse ( menggunakan kembali, Recycle ( mendaur
ulang ), Replace ( Mengganti ), dan Replant ( Menanam kembali ). Berikut
ini dijelaskan secara singkat tentang konsep 5R :
1.
Recycle
Recycle atau mendaur ulang adalah
kegiatan mengolah kembali atau mendaur ulang. Pada prinsipnya, kegiatan ini
memanfaatkan barang-barang bekas yang kemudian di olah kembali menjadi baarang
yang bernilai keindahan serta mampu bernilai ekonomis.
2. Reuse
Reuse atau penggunaan kembali adalah
kegiatan menggunakan kembali material atau bahan yang masih layak pakai. Reuse
biasanya memanfaatkan barang anorganik sehingga mampu mengurangi sampah
anorganik yang ada didunia ini.
3. Reduce
Reduce atau pengurangan adalah
kegiatan mengurangi atau pola perilaku yang dapat mengurangi produksi limbah
rumah tangga terutama sampah anorganik tepatnya plastik. Kegiatan ini di
laksanakan dengan melarang penggunaan bungkus plastik pada setiap kantin di
SMAGA.
4. Replace
Replace atau penggantian adalah
kegiatan untuk mengganti pemakaian suatau barang atau memakai barang alternatif
yang sifatnya lebih ramah lingkungan dan dapat digunakan kembali.
5. Replant
Replant atau penanaman kembali adalah kegiatan
untuk menanam ulang suatu tanaman. Contohnya melakukan kegiatan kreatif seperti
membuat kompos dan berkebun di pekarangan rumah.
Diatas juga disebutkan pembuatan
kompos, beriut proses pembuatan kompos :
1.
Kumpulkan
sampah 500 kg organik maupun anorganik.
2. Sampah-sampah ini dipotong-potong kecil baik
secara manual maupun otomatis dengan mesin pencacah sampah.
3. Sampah yang terpotong kecil dicampur dedak 1kg
rata-rata.
4. Setelah itu dimasukkan 20 mm EM4 yang merupakan
bakteri air tanah dan dicampur dengan 20 mm Molase dan air tanah, air tanah
mutlak diperlukan karena dapat mempertahankan bahan mikroba yang diperlukan
untuk kesuburan tanah. Campuran bahan kimia tersebut dipercikkan ke dalam
sampah yang dicampur dedak. Kelembaban tanah harus dijaga mencapai 40 %
kandungan air.
5. Setelah selesai sampah dimasukkan kedalam tong
selama 5 hari dengan kondisi 5000C. Setelah dua hari terjadi
fermentasi, pupuk kompos siap digunakan.
Itulah
beberapa cara SMA N 3 Boyolali untuk meraih predikat Adiwiyata Mandiri di SMA N
3 Boyolali.
Belum ada tanggapan untuk "Adiwiyata Mandiri SMAGA"
Posting Komentar