Pada periode tahun pelajaran
2015/2016, Satgas Adiwiyata sudah dua kali mengadakan aksi anti Vandalisme yang
dipimpin langsung oleh Bapak Subandyo. Vandalisme dalam KBBI berarti merusak
atau menghancurkan kara seni orang lain dengan menghilangkan seni keindahanya.
Aksi Vandalisme yang sering dilakukan remaja biasanya menggunakan pilok yang di
beli khusus untuk aski ini. Aksi ini biasanya dilakukan pada malam hari yang
saat itu penjagaan suatu tempat lebih lengah dari biasanya fakta ini sesuai
dengan kata salah satu staf gedung PEPANBRI yang terletak tepat didepan sekolah
SMA N 3 Boyolali “Tidak adanya penjagaan malam yang membuat aksi ini sering
dilakukan oleh remaja.
Aksi anti Vandalisme oleh Satgas
Adiwiyata ini dilakukan ke tiga tempat yang berbeda dalam dua waktu yang
berbeda. Pertama di kompleks perkantoran Boyolali tepatnya di gedung Dinas
Pendidikan dan Pariwisata dan jembatan sukarno. Aksi ini dilakukan dengan
menghilangkan coretan dengan cat. Proses pengecatan ini dilakukan oleh hampir
semua Satgas Adiwiyata yang ada di SMA N 3 Boyolali. Sebelum
dilakukanpngecatan, tembok terlebih dahulu dibersihkan dengan amplas yang
kemudian dilakukan pengecatan.
Kegiatan yang kedua dilakukan di
Kantor PEPABRI yang berada tepat didepan ggerbang gedung sekolah SMA N 3
Boyolali. Kegiatan kali ini hanya diikuti oleh perwakilan Satgas Adiwiyata SMA
N 3 Boyolali. Kegiatan ini diikuti oleh 10 siswa Satgas Adiwiyata dari kelas
X-1 sampai dengan kelas X-6. Kegiatan yang dilakukan sama dengan kegiatan yang
dilakukan di kompleks perkantoran Kabupaten Boyolali yaitu pengecatan ulang
tembok yang penuh kotor dengan Vandalisme yang dilakukan oleh beberapa remaja
yang kurang sadar akan kebersihan dan keindahan.
Belum ada tanggapan untuk " Aksi Anti Vandalisme SMAGA"
Posting Komentar